2 Hal Penting Penanganan Luka Gangren Diabetik Dengan Herbal

2 Hal Penting Penanganan Luka Gangren Diabetik Dengan Herbal Yang Pertama Jaga Gula Darah Dan Yang Kedua Lindungi Luka Gangren Dari Bakteri

Luka Gangren Diabetik

Penyakit diabetes mellitus akan menyerang seseorang, apabila kadar gula darah di dalam tubuh tidak bilsa dikendalikan. Sistem kekebalan tubuh juga melemah, sehingga tidak mampu menahan serangan mikroba yang bisa menyebabkan infeksi. Sel darah putih juga tak mampu berjuang menghancurkan serangan tersebut. Kondisi semakin parah, ketika pembuluh darah juga dirusak oleh kadar gula darah yang terlalu tinggi. Akibatnya, luka gangren diabetik yang menakutkan bisa dengan mudah terjadi pada penderita diabetes.

Keganasan diabetes juga bisa merusak sistem saraf dalam waktu panjang yang dikenal dengan neuropati perifer. Kondisi ini bisa membuat anda tidak lagi sensitif dengan rasa sakit pada luka gangren diabetik yang anda derita. Sehingga terkadang anda tidak menyadari kalau telah mengalami luka serius. Jadi bila kaki, jari-jari kaki dan bagian lainnya terkena luka sayatan, terbakar dan sebagainya penderita diabetes tidak akan merasakan sakit.

Padahal rasa sakit yang timbul pada orang normal adalah sinyal supaya segera diobati. Hal ini yang mengakibatkan luka diabetes tak diketahui dari awal. Begitu diketahui luka gangren diabetik anda sudah terinfeksi parah. Sistem imun yang lemah dimanfaatkan oleh bakteri dan mikroorganisme untuk menyerang luka diabetes. Kadar gula darah yang meningkat sangat mendukung pertumbuhan mikroorganisme dan bakteri jahat tersebut.

Kaki merupakan anggota tubuh yang sering mengalami luka gangren diabetik. Dikarenakan kaki adalah daerah yang mudah terkena luka, cedera, memar, benjolan dan lain sebagainya dalam segala aktivitas sehari-hari. Luka akan diawali dengan borok ringan, kemudian merusak jaringan yang lebih dalam. Akhirnya menjadi luka parah atau gangren yang bisa merusak aliran darah dan tulang. Bila kondisi ini dibiarkan dalam waktu lama, luka anda semakin parah dan amputasi adalah jalan terbaik yang harus anda alami.

Cara Pencegahan Gangren Pada Penderita Diabetes

di dalam luka gangren diabetikGangren adalah luka diabetes yang telah membusuk dan cepat menyebar. Pembusukan ini diakibatkan oleh bakteri jahat yang bermukim di dalam luka gangren diabetik. Tanda terjadinya gangren ditandai dengan warna kehitaman akibat jaringan mati dan bau busuk yang sangat menyengat. Terasa dingin dan mati rasa atau baal adalah kondisi gangren, ketika anda pegang. Luka diabetes ini akan berwarna merah pada awalnya, kemudian berubah berwana coklat. Dalam kondisi parah warna luka akan berubah menjadi hitam, sebagai tanda jaringan tersebut mengalami kematian.

Terdapat tiga tipe luka gangren diabetik yang biasa diderita, yaitu tipe kering, basah dan yang bisa menimbulkan gas. Pada umumnya luka yang sering diderita termasuk tipe basah. Lokasi yang biasanya menderita luka adalah bagian tubuh bawah, terutama pada areal kaki. Hal ini terjadi karena asupan darah yang berkurang. Penyumbatan pembuluh darah membuat jaringan tidak mendapatkan pasokan nutrisi dan oksigen. Jaringan tersebut akan mati rasa dan mengalami kematian atau kerusakan parah.

Luka gangren diabetik juga bisa disebabkan, karena infeksi bakteri atau Streptococcus, angiopati, neuropati, penyakit kardiovaskuler dan kompilasi penyakit lainnya. Bila terdeteksi lebih dini, gangren bisa disembuhkan sebelum jaringan mengalami kematian. Kalau jaringan tersebut mati dengan terpaksa anda harus merasakan tindakan amputasi.

Luka gangren diabetik sangat ditakuti oleh penderita diabetes. Pencegahan harus anda lakukan sejak dini, supaya tidak berkembang semakin parah. Berikut ini berbagai langkah yang harus anda lkukan secara intensif.

  • Selalu memeriksakan kadar gula darah anda. Teruslah berupaya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, supaya kadar gula darah anda berangsur normal.
  • Lakukan perawatan kaki dengan baik dengan menjaga kebersihannya. Pastikan kaki anda selalu dalam kondisi hangat dan kering. Pantau juga kalau ada luka kecil yang timbul dengan berbagai akibat. Karena fungsi saraf anda terganggu, anda tidak akan peka terhadap luka. Pencegahan dini akan meminimalisir infeksi oleh bakteri jahat yang bisa memperparah luka gangren diabetik.
  • Sebaiknya anda memakai alas kaki yang memadai dan aman. Misalkan sepati dengan bantalan dan bahan khusus. Tujuannya mengurangi terjadinya luka, ketika sedang beraktivitas. Sebaiknya hidari alas kaki berupa sandal jepit, sepatu berhak tinggi dan lain sebagainya.
  • Perawatan luka gangren
  • Berikut ini beberapa langkah perawatan yang bisa anda terapkan pada luka gangren diabetik anda.
  • Perhatikan dahulu kondisi luka apakah kebersihannya terjaga dan adakah jaringan yang mengalami kematian atau rusak. Pada tahap awal anda bisa memberikan antiseptik NaCl dengan kassa steril. Bila terdapat jaringan mati atau jaringan nekrotik, lebih baik dibuang atau digunting. Tujuannya untuk mendapatkan pertumbuhan jaringan baru atau granulasi.
  • Kedalaman luka juga bisa anda perhatikan, karena luka hingga berlubang atau sinus kerap dialami. Sinus tersebut bisa diberi semprotan NaCl dan pastikan mengenai sampai bagian terdalam. Perawatan ini bertujuan untuk membunuh kuman jahat yang bermukim di luka gangren diabetik.
  • Pola perawatan ini bisa dilakukan saat pagi dan sore. Anda harus memantau apakah sudah ada pertumbuhan jaringan baru pada luka tersebut. Kassa steril yang dibasahi NaCl bisa dimasukan pada luka dan ditutup dengan kassa steril yang masih kering.

Selain melakukan pola perawatan luka gangren diabetik tersebut, pengobatan dan perawatan gangren bisa dilakukan dengan konsumsi obat herbal berkhasiat. Produk herbal yang sangat ampuh dan terbukti bisa menstabilkan kadar gula darah adalah TNO. Konsumsi obat herbal ini dengan cara meminumnya secara rutin, hingga terjadi penurunan kadar gula darah. Sebagai obat luar dan pengganti antiseptik NaCl, anda bisa memaki produk herbal TNO. Obat herbal berkhasiat ini bisa dijadikan obat kompres luka diabetes.

250TNO diolah dari buah mengkudu atau buah noni terbaik. Buah mengkudu telah dipercaya sebagai obat berbagai macam penyakit. Secara klinis juga telah terbukti kehebatannya, sehingga mendapat pengakuan resmi dari badan kesehatan dunia atau WHO. Penyakit diabetes dan luka luka gangren diabetik merupakan penyakit yang bisa sembuhkan. Walaupun sakit diabetes dan gangren tersebut sudah terbilang kronis.

Produk herbal tersebut sangat berkhasiat bisa menyembuhkan diabetes dan gangren lebih cepat, daripada pola pengobatan yang biasanya dilakukan. Sehingga akan mencegah matinya jaringan dan menumbuhkan jaringan baru. Pengobatan secara rutin akan menghasilkan luka gangren yang mulai merapat. Sehingga luka gangren yang menganga bisa menutup kembali dengan pertumbuhan jaringan baru.

Telah banyak penderita diabetes dan gangren tersembuhkan dengan kehebatan kedua produk herbal tersebut. Jadi anda tidak perlu ragu dan bimbang dalam memanfaatkan produk herbal tersebut. Cegah luka gangren diabetik anda sebelum parah, sehingga terhindar dari bahaya amputasi. Perawatan dan pengobatan memakai kedua produk herbal tersebut terbilang sangat murah, dibandingkan anda harus menjalani pengobatan medis yang sangat mahal. Apalagi bila anda harus menjalani proses amputasi, maka biaya yang dibutuhkan semakin besar. Termasuk dengan pola pengobatan obat herbal lainnya yang belum terbukti keampuhannya. Untuk info selengkapnya klik Obat Herbal Untuk Luka Diabetes.

012

Apa Itu TNO dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNO Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

Post-Ender

Hey, Anda atau Anggota Keluarga Menderita Diabetes?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Diabetes Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Tentang Diabetes Sekarang, Gratis!

Terbatas Hanya Untuk 100 Orang Pertama Hari Ini Saja

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

greenarrowdown for menu makanan diabetes

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Masyarakat Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Diabetes Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!